{"id":377,"date":"2023-06-20T05:58:24","date_gmt":"2023-06-20T05:58:24","guid":{"rendered":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/"},"modified":"2023-06-20T05:58:24","modified_gmt":"2023-06-20T05:58:24","slug":"pengukur-regangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/","title":{"rendered":"Pengukur regangan"},"content":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan apa itu pengukur regangan dan kegunaannya. Jadi, Anda akan mempelajari berbagai jenis pengukur regangan, cara penggunaan pengukur regangan, serta kelebihan dan kekurangannya. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%C2%BFQue-es-una-galga-extensiometrica\"><\/span> Apa itu pengukur regangan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Pengukur regangan<\/strong> , atau <strong>pengukur regangan<\/strong> , adalah sensor yang mengubah deformasi suatu material menjadi perubahan hambatan listrik. Oleh karena itu, strain gauge adalah instrumen yang digunakan untuk mengukur deformasi suatu material.<\/p>\n<p> Strain gauge juga dapat digunakan untuk menentukan tekanan, beban, torsi atau posisi suatu material.<\/p>\n<p> Pengoperasian pengukur regangan didasarkan pada efek piezoresistif, yang merupakan sifat fisik yang dimiliki bahan tertentu dan yang mengubah nilai hambatan listriknya bergantung pada tekanan mekanis yang dialaminya. Di bawah ini kita akan melihat secara detail cara kerja strain gauge. <\/p>\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"430\" height=\"289\" src=\"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/jauge-de-contrainte.jpeg\" alt=\"pengukur regangan\" class=\"wp-image-6882\" srcset=\"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/jauge-de-contrainte-300x202.jpeg 300w, https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/jauge-de-contrainte.jpeg 430w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\"><\/figure>\n<p> Secara umum, pengukur regangan berukuran kecil dan keras. Selain itu, bahan ini biasanya terbuat dari paduan logam, seperti aluminium atau nikel, atau elemen semikonduktor, seperti silikon atau germanium.<\/p>\n<p> Selain itu, agar pengukur regangan dapat mengukur dengan benar, penting bagi pabrikan untuk menunjukkan karakteristik pengukuran pengukur regangan, seperti suhu pengoperasian, resistansi pengukur, atau uji kelelahan.<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tipos-de-galgas-extensiometricas\"><\/span> Jenis Pengukur Regangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Sekarang setelah kita mengetahui definisi strain gauge, mari kita lihat apa saja jenis-jenis strain gauge:<\/p>\n<ul style=\"color:#4fd12f; font-weight: bold;\">\n<li style=\"margin-bottom:22px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\"><strong>Pengukur Regangan Logam<\/strong> \u2013 Ini adalah pengukur regangan yang terbuat dari paduan logam. Alat pengukur regangan jenis ini umumnya tipis dan tipis. Selain itu, mereka mengukur deformasi material dari perubahan panjang yang dialaminya.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:22px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\"><strong>Pengukur regangan resistansi<\/strong> : jenis pengukur regangan ini meningkatkan ketahanannya ketika mengalami deformasi, sehingga berkat jembatan Wheatstone, variasi resistansi ini dapat diubah menjadi tegangan dan, oleh karena itu, menentukan deformasi material.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:22px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\"><strong>Pengukur regangan kapasitif<\/strong> : jenis pengukur regangan ini dikaitkan dengan karakteristik geometris dan memungkinkan pengukuran tegangan dan regangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:22px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\"><strong>Pengukur regangan fotolistrik<\/strong> : pengoperasian pengukur regangan jenis ini didasarkan pada pengukuran regangan dengan jumlah cahaya yang mencapai fotosel. Sehingga bergantung pada perpanjangan alat ukur, lebih banyak atau lebih sedikit energi cahaya yang mencapai sel dan, oleh karena itu, deformasi material dapat ditentukan.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:22px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\"><strong>Pengukur regangan semikonduktor<\/strong> : Pengukur regangan jenis ini terdiri dari komponen semikonduktor yang memungkinkan pengukuran regangan. Umumnya berukuran lebih kecil, namun dapat menahan deformasi yang sangat besar.<\/span> <\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Como-funciona-una-galga-extensiometrica\"><\/span> Cara kerja pengukur regangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Strain gauge merupakan komponen kelistrikan yang harus direkatkan pada benda yang deformasinya ingin kita pelajari. Oleh karena itu umumnya dilengkapi bagian perekat agar mudah dipasang pada benda.<\/p>\n<p> Perlu diingat bahwa perubahan bentuk suatu benda disebabkan oleh gaya mekanik, baik eksternal maupun internal. Jadi, jika tegangan mekanik dan sifat material diketahui, maka regangan material dapat dihitung.<\/p>\n<p> <strong>Pengoperasian pengukur regangan<\/strong> didasarkan pada piezoresistivitas, yang merupakan sifat yang dimiliki bahan tertentu dan yang mengubah nilai hambatan listriknya bergantung pada tekanan mekanis yang dialaminya.<\/p>\n<p> Jadi, berkat efek piezoresistif, gaya mekanis dapat diubah menjadi listrik dan, akibatnya, deformasi suatu benda dapat ditentukan.<\/p>\n<p> Pada kebanyakan kasus, deformasi yang dialami suatu benda sangat sulit diukur secara manual, karena deformasinya sangat kecil. Namun dengan menggunakan arus listrik, nilai deformasi tersebut dapat diketahui. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ventajas-y-desventajas-de-las-galgas-extensiometricas\"><\/span> Keuntungan dan Kerugian Strain Gauge<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong><u style=\"text-decoration-color:#4fd12f\">Keuntungan dari pengukur regangan:<\/u><\/strong><\/p>\n<ul style=\"color:#4fd12f; font-weight: bold;\">\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Pengukur regangan sangat sederhana dan mudah digunakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Itu adalah instrumen kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Secara umum strain gauge dapat digunakan dengan arus searah maupun arus bolak-balik.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Pengukuran yang dilakukan dengan strain gauge tidak dipengaruhi oleh medan magnet.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p> <u style=\"text-decoration-color:#4fd12f\"><strong>Kerugian <u style=\"text-decoration-color:#4fd12f\">dari <strong><u style=\"text-decoration-color:#4fd12f\">pengukur regangan<\/u><\/strong><\/u> :<\/strong><\/u><\/p>\n<ul style=\"color:#4fd12f; font-weight: bold;\">\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Banyak faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi pengukuran yang dilakukan dengan strain gauge.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Biasanya ini adalah perangkat yang tidak stabil.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Seiring waktu, pengukur regangan kehilangan cengkeramannya, sehingga sulit digunakan.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Sinyal keluaran pengukur lemah.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Perubahan suhu dapat mempengaruhi pengukur regangan.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Tegangan yang diberikan tidak dapat menyebabkan strain gauge melampaui batas elastisnya.<\/span> <\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Aplicaciones-de-la-galga-extensiometrica\"><\/span> Aplikasi pengukur regangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Strain gauge memiliki banyak aplikasi dalam bidang teknik, termasuk:<\/p>\n<ul style=\"color:#4fd12f; font-weight: bold;\">\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Dalam struktur, untuk mengukur deformasi jembatan, infrastruktur, crane, dll.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Dalam industri, strain gauge terutama digunakan untuk melakukan uji ketahanan pada motor, pompa, mesin, dll.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Pengukur regangan juga digunakan dalam robotika, misalnya untuk mengukur usaha yang dilakukan robot saat menangkap suatu benda.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Dalam konstruksi, strain gauge digunakan untuk memeriksa penurunan beton pada saat konstruksi.<\/span><\/li>\n<li style=\"margin-bottom:16px\"> <span style=\"color:#101010;font-weight: normal;\">Dalam industri dirgantara, pengukur regangan digunakan untuk mengukur pembebanan struktural pesawat dan menghitung defleksi sayapnya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan apa itu pengukur regangan dan kegunaannya. Jadi, Anda akan mempelajari berbagai jenis pengukur regangan, cara penggunaan pengukur regangan, serta kelebihan dan kekurangannya. Apa itu pengukur regangan? Pengukur regangan , atau pengukur regangan , adalah sensor yang mengubah deformasi suatu material menjadi perubahan hambatan listrik. Oleh karena itu, strain gauge adalah instrumen yang &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Pengukur regangan<\/span> Baca selengkapnya &quot;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Strain gauge: apa itu, jenis, pengoperasian, kelebihan...<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di sini Anda akan mempelajari apa itu strain gauge, kegunaannya, cara penggunaannya, jenis-jenis strain gauge, kelebihan dan kegunaannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Strain gauge: apa itu, jenis, pengoperasian, kelebihan...\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di sini Anda akan mempelajari apa itu strain gauge, kegunaannya, cara penggunaannya, jenis-jenis strain gauge, kelebihan dan kegunaannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-20T05:58:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/jauge-de-contrainte.jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jonathan Reynolds\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jonathan Reynolds\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jonathan Reynolds\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae\"},\"headline\":\"Pengukur regangan\",\"datePublished\":\"2023-06-20T05:58:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-20T05:58:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\"},\"wordCount\":637,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Laboratorium\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\",\"name\":\"Strain gauge: apa itu, jenis, pengoperasian, kelebihan...\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-06-20T05:58:24+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-20T05:58:24+00:00\",\"description\":\"Di sini Anda akan mempelajari apa itu strain gauge, kegunaannya, cara penggunaannya, jenis-jenis strain gauge, kelebihan dan kegunaannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengukur regangan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\",\"name\":\"Physigeek\",\"description\":\"Pelajari fisika dengan cara mudah!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Physigeek\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png\",\"width\":180,\"height\":42,\"caption\":\"Physigeek\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae\",\"name\":\"Jonathan Reynolds\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg\",\"caption\":\"Jonathan Reynolds\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/physigeek.com\/id\"],\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/author\/ind0n35inphys1c\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Strain gauge: apa itu, jenis, pengoperasian, kelebihan...","description":"Di sini Anda akan mempelajari apa itu strain gauge, kegunaannya, cara penggunaannya, jenis-jenis strain gauge, kelebihan dan kegunaannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Strain gauge: apa itu, jenis, pengoperasian, kelebihan...","og_description":"Di sini Anda akan mempelajari apa itu strain gauge, kegunaannya, cara penggunaannya, jenis-jenis strain gauge, kelebihan dan kegunaannya.","og_url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/","article_published_time":"2023-06-20T05:58:24+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/jauge-de-contrainte.jpeg"}],"author":"Jonathan Reynolds","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jonathan Reynolds","Est. reading time":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/"},"author":{"name":"Jonathan Reynolds","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae"},"headline":"Pengukur regangan","datePublished":"2023-06-20T05:58:24+00:00","dateModified":"2023-06-20T05:58:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/"},"wordCount":637,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization"},"articleSection":["Laboratorium"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/","name":"Strain gauge: apa itu, jenis, pengoperasian, kelebihan...","isPartOf":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website"},"datePublished":"2023-06-20T05:58:24+00:00","dateModified":"2023-06-20T05:58:24+00:00","description":"Di sini Anda akan mempelajari apa itu strain gauge, kegunaannya, cara penggunaannya, jenis-jenis strain gauge, kelebihan dan kegunaannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-regangan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/physigeek.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengukur regangan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/","name":"Physigeek","description":"Pelajari fisika dengan cara mudah!","publisher":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/physigeek.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization","name":"Physigeek","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png","contentUrl":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png","width":180,"height":42,"caption":"Physigeek"},"image":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae","name":"Jonathan Reynolds","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg","caption":"Jonathan Reynolds"},"sameAs":["http:\/\/physigeek.com\/id"],"url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/author\/ind0n35inphys1c\/"}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/377"}],"collection":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=377"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/377\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=377"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=377"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=377"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}