{"id":28,"date":"2023-06-27T06:11:18","date_gmt":"2023-06-27T06:11:18","guid":{"rendered":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/"},"modified":"2023-06-27T06:11:18","modified_gmt":"2023-06-27T06:11:18","slug":"keseimbangan-acuh-tak-acuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/","title":{"rendered":"Keseimbangan acuh tak acuh"},"content":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh, disebut juga keseimbangan netral atau keseimbangan netral, dan ciri-cirinya. Selain itu, Anda akan menemukan beberapa contoh kesetimbangan acuh tak acuh. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%C2%BFQue-es-el-equilibrio-indiferente\"><\/span> Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Kesetimbangan tak acuh<\/strong> adalah keadaan di mana suatu benda menemukan dirinya jika, dengan menggerakkannya, ia menemukan posisi keseimbangan yang berbeda. Dengan kata lain, jika ketika suatu benda bergerak dalam keadaan setimbang, ia berpindah ke posisi setimbang yang baru, maka benda tersebut berada dalam keadaan setimbang acuh tak acuh. <\/p>\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/indifferent-a-lequilibre.png\" alt=\"keseimbangan acuh tak acuh\" class=\"wp-image-497\" width=\"222\" height=\"223\" srcset=\"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/indifferent-a-lequilibre-300x300.png 300w, https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/indifferent-a-lequilibre-150x150.png 150w, https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/indifferent-a-lequilibre.png 483w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\"><\/figure>\n<\/div>\n<p> Perlu dicatat bahwa keseimbangan yang acuh tak acuh bukanlah situasi ideal dalam desain suatu struktur, karena keseimbangan yang stabil selalu lebih disukai. Tapi ini jelas merupakan situasi yang lebih baik daripada keseimbangan yang tidak stabil. Di bawah ini kita akan melihat perbedaan antara ketiga jenis skala tersebut.<\/p>\n<p> Dalam fisika, kesetimbangan acuh tak acuh disebut juga kesetimbangan netral atau kesetimbangan netral. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ejemplos-de-equilibrios-indiferentes\"><\/span> Contoh kesetimbangan acuh tak acuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Sekarang setelah kita mengetahui definisi keseimbangan acuh tak acuh (atau keseimbangan netral), mari kita lihat dua contoh jenis keseimbangan ini untuk lebih memahami maknanya.<\/p>\n<p> Contoh kesetimbangan acuh tak acuh adalah ketika kita memindahkan kelereng yang diam pada permukaan datar. Sebelum bergerak, kelereng berada dalam keadaan setimbang karena dalam keadaan diam, dan bila ada gaya yang diberikan padanya, kelereng bergerak tetapi segera berhenti dan menemukan posisi setimbang lainnya.<\/p>\n<p> Pintu adalah contoh lain dari keseimbangan yang acuh tak acuh. Ketika kita mempunyai pintu yang terbuka dan tidak bergerak maka ia berada pada posisi setimbang, namun jika kita memberikan sedikit gaya padanya maka pintu tersebut akan berputar hingga berhenti pada posisi setimbang yang baru, yaitu tertutup seluruhnya atau terbuka sebagian. . .<\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tipos-de-equilibrios\"><\/span> Jenis timbangan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Ada tiga jenis kesetimbangan: kesetimbangan stabil, kesetimbangan tidak stabil, dan kesetimbangan acuh tak acuh.<\/p>\n<ul>\n<li> <strong>Kesetimbangan stabil<\/strong> : Suatu benda berada dalam keseimbangan stabil ketika kembali ke posisi semula setelah dipindahkan.<\/li>\n<li> <strong>Kesetimbangan tidak stabil<\/strong> : Suatu benda berada dalam kesetimbangan tidak stabil ketika benda tersebut tidak dapat menemukan posisi keseimbangan setelah dipindahkan ke samping.<\/li>\n<li> <strong>Keseimbangan tak acuh<\/strong> (atau keseimbangan netral): suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh jika, ketika meninggalkan posisi keseimbangannya, ia menemukan posisi keseimbangan baru yang berbeda. <\/li>\n<\/ul>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Punto-de-equilibrio-indiferente\"><\/span> titik kesetimbangan acuh tak acuh<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Terakhir, kita akan melihat cara lain untuk mendefinisikan kesetimbangan acuh tak acuh, karena energi potensial terkait dengan stabilitas suatu sistem dan oleh karena itu dapat dihubungkan melalui matematika.<\/p>\n<p> Suatu <strong>titik kesetimbangan tidak menjadi masalah<\/strong> jika energi potensialnya tidak berubah pada titik tersebut. Dan ini terjadi jika turunan kedua energi potensialnya nol.<\/p>\n<p> Oleh karena itu, jenis kesetimbangan suatu benda juga dapat ditentukan dengan menggunakan matematika.<\/p>\n<p> Namun yang terpenting adalah Anda tetap berpegang pada konsep keseimbangan acuh tak acuh, jangan khawatir jika Anda belum memahami apa yang dimaksud dengan definisi kedua ini.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh, disebut juga keseimbangan netral atau keseimbangan netral, dan ciri-cirinya. Selain itu, Anda akan menemukan beberapa contoh kesetimbangan acuh tak acuh. Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? Kesetimbangan tak acuh adalah keadaan di mana suatu benda menemukan dirinya jika, dengan menggerakkannya, ia menemukan posisi keseimbangan &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Keseimbangan acuh tak acuh<\/span> Baca selengkapnya &quot;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"","footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u25b7 Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? (contoh)<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kami menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh dan kapan suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh. Dengan contoh kesetimbangan acuh tak acuh.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? (contoh)\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kami menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh dan kapan suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh. Dengan contoh kesetimbangan acuh tak acuh.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-27T06:11:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/indifferent-a-lequilibre.png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jonathan Reynolds\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jonathan Reynolds\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jonathan Reynolds\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae\"},\"headline\":\"Keseimbangan acuh tak acuh\",\"datePublished\":\"2023-06-27T06:11:18+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T06:11:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\"},\"wordCount\":445,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Dinamis\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\",\"name\":\"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? (contoh)\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-06-27T06:11:18+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-27T06:11:18+00:00\",\"description\":\"Kami menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh dan kapan suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh. Dengan contoh kesetimbangan acuh tak acuh.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Keseimbangan acuh tak acuh\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\",\"name\":\"Physigeek\",\"description\":\"Pelajari fisika dengan cara mudah!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Physigeek\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png\",\"width\":180,\"height\":42,\"caption\":\"Physigeek\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae\",\"name\":\"Jonathan Reynolds\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg\",\"caption\":\"Jonathan Reynolds\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/physigeek.com\/id\"],\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/author\/ind0n35inphys1c\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? (contoh)","description":"Kami menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh dan kapan suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh. Dengan contoh kesetimbangan acuh tak acuh.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? (contoh)","og_description":"Kami menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh dan kapan suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh. Dengan contoh kesetimbangan acuh tak acuh.","og_url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/","article_published_time":"2023-06-27T06:11:18+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/physigeek.com\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/indifferent-a-lequilibre.png"}],"author":"Jonathan Reynolds","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jonathan Reynolds","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/"},"author":{"name":"Jonathan Reynolds","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae"},"headline":"Keseimbangan acuh tak acuh","datePublished":"2023-06-27T06:11:18+00:00","dateModified":"2023-06-27T06:11:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/"},"wordCount":445,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization"},"articleSection":["Dinamis"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/","name":"\u25b7 Apa yang dimaksud dengan keseimbangan acuh tak acuh? (contoh)","isPartOf":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website"},"datePublished":"2023-06-27T06:11:18+00:00","dateModified":"2023-06-27T06:11:18+00:00","description":"Kami menjelaskan apa itu keseimbangan acuh tak acuh dan kapan suatu benda berada dalam keseimbangan acuh tak acuh. Dengan contoh kesetimbangan acuh tak acuh.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/keseimbangan-acuh-tak-acuh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/physigeek.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Keseimbangan acuh tak acuh"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/","name":"Physigeek","description":"Pelajari fisika dengan cara mudah!","publisher":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/physigeek.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization","name":"Physigeek","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png","contentUrl":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png","width":180,"height":42,"caption":"Physigeek"},"image":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae","name":"Jonathan Reynolds","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg","caption":"Jonathan Reynolds"},"sameAs":["http:\/\/physigeek.com\/id"],"url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/author\/ind0n35inphys1c\/"}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28"}],"collection":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}