{"id":108,"date":"2023-06-25T21:06:02","date_gmt":"2023-06-25T21:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/"},"modified":"2023-06-25T21:06:02","modified_gmt":"2023-06-25T21:06:02","slug":"pengukur-tekanan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/","title":{"rendered":"Manovakometer"},"content":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan dan kegunaannya. Selain itu, perbedaan antara pengukur tekanan, pengukur vakum, dan pengukur tekanan juga disajikan. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"%C2%BFQue-es-un-manovacuometro\"><\/span> Apa itu pengukur tekanan?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Pengukur tekanan<\/strong> adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur tekanan suatu fluida. Dengan kata lain, pengukur tekanan memungkinkan kita menentukan tekanan fluida saat bersirkulasi di dalam pipa.<\/p>\n<p> Keuntungan utama dari pengukur vakum adalah dapat mengukur tekanan di atas dan di bawah tekanan atmosfer.<\/p>\n<p> Misalnya, tekanan pompa udara dapat diukur dengan menggunakan alat pengukur vakum.<\/p>\n<p> Secara umum, pengukur tekanan memberikan nilai tekanan yang diukur dalam bentuk tekanan relatif.<\/p>\n<p> Singkatnya, seperti namanya, pengukur vakum memenuhi fungsi pengukur vakum dan pengukur tekanan. Meskipun pengukur vakum dan pengukur tekanan lebih berguna dalam situasi tertentu, di bawah ini kita akan melihat perbedaan antara perangkat tersebut. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cuando-usar-un-manovacuometro\"><\/span>Kapan menggunakan pengukur tekanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> Setelah kita mengetahui pengertian alat pengukur tekanan, pada bagian ini kita akan melihat kapan alat laboratorium jenis ini sebaiknya digunakan.<\/p>\n<p> Karena karakteristiknya, <strong>pengukur tekanan sebaiknya digunakan bila sistem yang akan diukur dapat memiliki tekanan relatif positif dan negatif.<\/strong> Berkat pengoperasian pengukur vakum, instrumen ini dapat mengukur tekanan di atas dan di bawah tekanan atmosfer, sehingga pengukur vakum sebaiknya digunakan ketika sistem dapat memiliki kisaran tekanan tersebut.<\/p>\n<p> Seperti yang akan kita lihat nanti, secara umum, pengukur tekanan tidak dapat menahan tekanan di bawah tekanan atmosfer. Demikian pula, pengukur vakum tidak dapat mengukur tekanan yang lebih tinggi dari tekanan atmosfer. Oleh karena itu, pengukur tekanan harus digunakan dalam situasi di mana kisaran tekanan yang akan diukur mungkin lebih tinggi atau lebih rendah dari tekanan atmosfer. <\/p>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diferencia-entre-un-manovacuometro-y-un-vacuometro\"><\/span> Perbedaan antara pengukur tekanan dan pengukur vakum<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Perbedaan antara manovacometer dan alat pengukur vakum<\/strong> terletak pada nilai tekanan yang dapat diukur. Alat pengukur vakum dapat mengukur tekanan di atas dan di bawah tekanan atmosfer, namun alat pengukur vakum hanya dapat mengukur tekanan di bawah tekanan atmosfer.<\/p>\n<p> Oleh karena itu, penggunaan pengukur tekanan lebih luas dibandingkan dengan pengukur vakum, karena memungkinkan pengukuran tekanan yang lebih luas. Namun, pengukur vakum umumnya lebih akurat dalam mengukur tekanan rendah. <\/p>\n<div style=\"background-color:#FFFDE7; padding-top: 10px; padding-bottom: 10px; padding-right: 10px; padding-left: 20px; border: 2.5px dashed #FFB74D; border-radius:20px;\"> <span style=\"color:#ff951b\">\u27a4<\/span> <strong>Lihat:<\/strong> <a href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-vakum\/\">pengukur vakum<\/a> <\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Diferencia-entre-un-manovacuometro-y-un-manometro\"><\/span> Perbedaan antara pengukur tekanan dan pengukur tekanan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p> <strong>Perbedaan antara pengukur tekanan dan pengukur tekanan<\/strong> adalah kisaran tekanan yang diukurnya. Pengukur tekanan mampu mengukur tekanan positif dan negatif, namun pengukur tekanan hanya digunakan untuk mengukur tekanan positif.<\/p>\n<p> Oleh karena itu, menurut definisinya, pengukur vakum harus selalu lebih baik daripada pengukur tekanan, karena dapat menentukan rentang tekanan yang lebih luas. Namun, pengukur tekanan lebih banyak digunakan daripada pengukur tekanan. Memang, pengukur tekanan biasanya memungkinkan pengukuran tekanan yang jauh lebih tinggi daripada pengukur tekanan. <\/p>\n<div style=\"background-color:#FFFDE7; padding-top: 10px; padding-bottom: 10px; padding-right: 10px; padding-left: 20px; border: 2.5px dashed #FFB74D; border-radius:20px;\"> <span style=\"color:#ff951b\">\u27a4<\/span> <strong>Lihat:<\/strong> <a href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/manometer\/\">pengukur tekanan<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan dan kegunaannya. Selain itu, perbedaan antara pengukur tekanan, pengukur vakum, dan pengukur tekanan juga disajikan. Apa itu pengukur tekanan? Pengukur tekanan adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur tekanan suatu fluida. Dengan kata lain, pengukur tekanan memungkinkan kita menentukan tekanan fluida saat bersirkulasi di dalam pipa. Keuntungan utama &hellip;<\/p>\n<p class=\"read-more\"> <a class=\"\" href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\"> <span class=\"screen-reader-text\">Manovakometer<\/span> Baca selengkapnya &quot;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"","footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u25b7 Apa itu Manovacometer?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan, kapan pengukur tekanan harus digunakan dan untuk apa pengukur tekanan digunakan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u25b7 Apa itu Manovacometer?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan, kapan pengukur tekanan harus digunakan dan untuk apa pengukur tekanan digunakan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-06-25T21:06:02+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Jonathan Reynolds\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Jonathan Reynolds\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Jonathan Reynolds\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae\"},\"headline\":\"Manovakometer\",\"datePublished\":\"2023-06-25T21:06:02+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-25T21:06:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\"},\"wordCount\":416,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Laboratorium\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\",\"name\":\"\u25b7 Apa itu Manovacometer?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-06-25T21:06:02+00:00\",\"dateModified\":\"2023-06-25T21:06:02+00:00\",\"description\":\"Ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan, kapan pengukur tekanan harus digunakan dan untuk apa pengukur tekanan digunakan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Rumah\",\"item\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Manovakometer\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\",\"name\":\"Physigeek\",\"description\":\"Pelajari fisika dengan cara mudah!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization\",\"name\":\"Physigeek\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png\",\"width\":180,\"height\":42,\"caption\":\"Physigeek\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae\",\"name\":\"Jonathan Reynolds\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg\",\"caption\":\"Jonathan Reynolds\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/physigeek.com\/id\"],\"url\":\"https:\/\/physigeek.com\/id\/author\/ind0n35inphys1c\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u25b7 Apa itu Manovacometer?","description":"Ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan, kapan pengukur tekanan harus digunakan dan untuk apa pengukur tekanan digunakan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u25b7 Apa itu Manovacometer?","og_description":"Ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan, kapan pengukur tekanan harus digunakan dan untuk apa pengukur tekanan digunakan.","og_url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/","article_published_time":"2023-06-25T21:06:02+00:00","author":"Jonathan Reynolds","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Jonathan Reynolds","Est. reading time":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/"},"author":{"name":"Jonathan Reynolds","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae"},"headline":"Manovakometer","datePublished":"2023-06-25T21:06:02+00:00","dateModified":"2023-06-25T21:06:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/"},"wordCount":416,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization"},"articleSection":["Laboratorium"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/","name":"\u25b7 Apa itu Manovacometer?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website"},"datePublished":"2023-06-25T21:06:02+00:00","dateModified":"2023-06-25T21:06:02+00:00","description":"Ini menjelaskan apa itu pengukur tekanan, kapan pengukur tekanan harus digunakan dan untuk apa pengukur tekanan digunakan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/pengukur-tekanan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Rumah","item":"https:\/\/physigeek.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Manovakometer"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#website","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/","name":"Physigeek","description":"Pelajari fisika dengan cara mudah!","publisher":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/physigeek.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#organization","name":"Physigeek","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png","contentUrl":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/physigeek-logo.png","width":180,"height":42,"caption":"Physigeek"},"image":{"@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/8c80a7450271cac823c1fce889f781ae","name":"Jonathan Reynolds","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/physigeek.com\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg","contentUrl":"http:\/\/physigeek.com\/id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Jonathan-Reynolds-96x96.jpg","caption":"Jonathan Reynolds"},"sameAs":["http:\/\/physigeek.com\/id"],"url":"https:\/\/physigeek.com\/id\/author\/ind0n35inphys1c\/"}]}},"yoast_meta":{"yoast_wpseo_title":"","yoast_wpseo_metadesc":"","yoast_wpseo_canonical":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108"}],"collection":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/physigeek.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}